HAMPA TERASA….
Karya : Melva Pasaribu
Mulut ini tetap kan bungkam,setia dalam kebisuan
Sebuah kapal yang karam,menjadi bunga kekelaman
Berjuta pelor yang menyarang
Membuat semangatku patah arang
Karya : Melva Pasaribu
Mulut ini tetap kan bungkam,setia dalam kebisuan
Sebuah kapal yang karam,menjadi bunga kekelaman
Berjuta pelor yang menyarang
Membuat semangatku patah arang
Terjangan badai datang seolah menderu
Hanyalah debu dan pasir setia membalutku
Kepiluan ini terlalu menusuk dalam
Kebohongan membuih ditengah-tengah penantian
Aku berlari ke padang gurun
Mencari arti bukan untuk mati
Aku mendaki naik dan turun
Menggali penantian bukan pengkhianatan
Hanyalah debu dan pasir setia membalutku
Kepiluan ini terlalu menusuk dalam
Kebohongan membuih ditengah-tengah penantian
Aku berlari ke padang gurun
Mencari arti bukan untuk mati
Aku mendaki naik dan turun
Menggali penantian bukan pengkhianatan
Rembulan seolah menjauh
Lelah menatapku rapuh
Seuntai benang hati hanyalah kenangan
Tetapi goresan hati ini terus menganga
Lelah menatapku rapuh
Seuntai benang hati hanyalah kenangan
Tetapi goresan hati ini terus menganga
Ragaku terasa hampa
Hatiku membeku,gleterlah darahku
Aku membutuhkanmu
Janganlah kau jauh dariku
Aku dapat mati tanpamu
CINTA
Hatiku membeku,gleterlah darahku
Aku membutuhkanmu
Janganlah kau jauh dariku
Aku dapat mati tanpamu
CINTA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama :
E-Mail :
Komentar :