expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

me :)

me :)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Curhatku

Kemarin adalah hari keberangkatan Temanku katri. Walaupun dia sahabat baruku tapi dia baik banget !!! Melebihi yaah,seorang teman lamaku yang sangat aku kasihi. Hm,kali ini dia membelikanku barang-barang atau lebih tepatnya buku SHINee. Boyband kesukaanku. Aku jadi merasa gak enak. Karna waktu aku di Medan tidak membelikan barang-barang dari Boyband kesukaannya yakni Super Junior. Tapi lain kali,kalau melv punya uang lebih pasti di beliin deeh

Jumat, 10 Agustus 2012

Ingin rasanya....


Ingin rasanya menjadi burung,yang bisa terbang bebas ke angkasa luar. terbang sejauh mungkin,bercengkrama,bernyanyi selalu bersama. Ingin rasanya menjadi kunang-kunang,yang gemerlapan dimalam hari indah dan menawan. Ingin rasanya menjadi bintang,yang setia menghiasi malam yang gelap dengan seberkas cahaya yang menjadi berarti dimalam kelam. Ingin rasanya menjadi mawar,walaupun berdua tetap kan selalu indah dan membawa kebahagian bagi setiap orang. Ingin rasanya menjadi matahari,si raja siang yang selalu ditunggu kehadirannya dan kepergiannya. susah hidup tanpa mentari,yang selalu tersenyum membakar semangat. Ingin rasanya menjadi tumbuhan,yang selalu berguna untuk siapa saja yang berada disekitarnya. bahkan aku pun kan mati bila dia tak ada. Ingin rasanya menjadi seorang artis,yang selalu terkenal,dikenal,dan dikenang. Ingin rasanya menjadi penulis,yang dapat mencurahkan segala isi hatinya dalam sebuah rangkain kata yang berarti dan juga indah. *melva

Fairy Tales


BATU BELAH BATU BATANGKUP

Zaman dahulu di dusun Indragiri Hilir, tinggal seorang janda bernama Mak Minah di gubuknya yangreyot bersama satu orang anak perempuannya bernama Diang dan dua orang anak laki-lakinya bernamaUtuh dan Ucin. Mak Minah rajin bekerja dan setiap hari menyiapkan kebutuhan ketiga anaknya. MakMinah juga mencari kayu bakar untuk dijual ke pasar sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-harimereka.Ketiga anaknya sangat nakal dan pemalas yang senang bermain-main saja, tak mau membantu emaknya.Sering mereka membantah nasihat emaknya sehingga Mak Minah sering bersedih. Mak Minah telah tuaTuhan, tolonglah hamba. Sadarkanlah anak-anak hamba yang tidak pernah mau menghormati emaknya,Mak Minah berdoa diantara tangisnya.Esok harinya, Mak Minah menyiapkan makanan yang banyak untuk anak-anaknya. Setelah itu, MakMinah pergi ke tepi sungai dan mendekati sebuah batu yang bisa berbicara. Batu itu juga dapatmembuka dan menutup seperti kerang. Orang-orang menyebutnya Batu Batangkup.Wahai Batu Batangkup, telanlah saya. Saya tak sanggup lagi hidup dengan ketiga anak saya yang tidakpernah menghormati orang tuanya, kata Mak Minah. Batu Batangkup kemudian menelan tubuh MakMinah dan yang tersisa adalah seujung dari rambut Mak Minah yang panjang.Menjelang sore, ketiga anaknya Cuma heran sebentar karena tidak menjumpai emaknya sejak pagi.Tetap karena makanan cukup banyak, mereka pun makan lalu bermain-main kembali. Mereka tidakpeduli lagi. Setelah hari kedua dan makanan pun habis, mereka mulai kebingungan dan lapar. Sampaimalam hari pun mereka tak bisa menemukan emaknya. Keesokan harinya ketika mereka mencari disekitar sungai, bertemulah mereka dengan Batu Batangkup dan melihat ujung rambut emaknya.Wahai Batu Batangkup, kami membutuhkan emak kami. Tolong keluarkan emak kami dari perutmu,ratap mereka. Tidak!!! Kalian hanya membutuhkan emak saat kalian lapar. Kalian tidak pernahmenyayangi dan menghormati emak, jawab Batu Batangkup. Mereka terus meratap dan menangis.

Kami berjanji akan membantu, menyayangi dan menghormati emak, janji mereka. Akhirnya emakdikeluarkan dari perut Batu Batangkup.Maka mereka kemudian rajing membantu emak, menyayanngi serta patuh dan menghormati emak.Tetapi hal tersebut tidaklah lama. Mereka kembali ke tabiat asal mereka yang malas dan suka bermain-main serta tidak mau membantu, menyayangi dan menghormati emak.dan sakit-sakitan. Merka bermain kadang sampai larut malam. Mak Minah sering menangis danmeratapi dirinya.Yaaa Tuhan, tolonglah hamba. Sadarkanlah anak-anak hamba yang tidak pernah mau menghormatiemaknya, Mak Minah berdoa diantara tangisnya.Esok harinya, Mak Minah menyiapkan makanan yang banyak untuk anak-anaknya. Setelah itu, MakMinah pergi ke tepi sungai dan mendekati sebuah batu yang bisa berbicara. Batu itu juga dapatmembuka dan menutup seperti kerang. Orang-orang menyebutnya Batu Batangkup.Wahai Batu Batangkup, telanlah saya. Saya tak sanggup lagi hidup dengan ketiga anak saya yang tidakpernah menghormati orang tuanya, kata Mak Minah. Batu Batangkup kemudian menelan tubuh MakMinah dan yang tersisa adalah seujung dari rambut Mak Minah yang panjang.Menjelang sore, ketiga anaknya Cuma heran sebentar karena tidak menjumpai emaknya sejak pagi.Tetap karena makanan cukup banyak, mereka pun makan lalu bermain-main kembali. Mereka tidakpeduli lagi. Setelah hari kedua dan makanan pun habis, mereka mulai kebingungan dan lapar. Sampaimalam hari pun mereka tak bisa menemukan emaknya. Keesokan harinya ketika mereka mencari disekitar sungai, bertemulah mereka dengan Batu Batangkup dan melihat ujung rambut emaknya.Wahai Batu Batangkup, kami membutuhkan emak kami. Tolong keluarkan emak kami dari perutmu,ratap mereka. Tidak!!! Kalian hanya membutuhkan emak saat kalian lapar. Kalian tidak pernahmenyayangi dan menghormati emak, jawab Batu Batangkup. Mereka terus meratap dan menangis.Kami berjanji akan membantu, menyayangi dan menghormati emak, janji mereka. Akhirnya emakdikeluarkan dari perut Batu Batangkup.

Maka mereka kemudian rajing membantu emak, menyayanngi serta patuh dan menghormati emak.Tetapi hal tersebut tidaklah lama. Mereka kembali ke tabiat asal mereka yang malas dan suka bermain-main serta tidak mau membantu, menyayangi dan menghormati emak.Mak Minah pun sedih dan kembali ke Batu Batangkup. Mak Minah pun ditelan kembali oleh BatuBatangkup. Ketiga anak Mak Minah seperti biasa bermain dari pagi sampai sore. Menjelang sore merekabaru sadar bahwa emak tak nampak seharian. Besoknya mereka mendatangi Batu Batangkup. Merekameratap menangis seperti kejadian sebelumnya. Tetapi kali ini Batu Batangkup marah. Kalian memanganak nakal. Penyesalan kalian kali ini tidak ada gunanya, kata Batu Batangkup sambil menelan mereka.Batu Batangkup pun masuk ke dalam tanah dan sampai sekarang tidak pernah muncul kembali.

SAHABAT


Sahabat
Terimakasih untuk semua masa yang indah,yang kau berikan untukku
aku sadar,engkau membawa kebahagian bagiku
dan tak dapat kupungkiri kau juga membawa kesedihan untukku
sulit rasanya untuk mengartikan sahabat,bagiku
sahabat,bukanlah sebuah perasaan yang bisa hinggap dan lenyap
sahabat,bukanlah seseorang yang hadir disaat senang lalu pergi disaat susah
sahabat,bukanlah orang yang selalu menilai segala sesuatu dengan materi
sahabat,bukanlah teman biasa yang selalu berbicara tanpa mau mendengar
sangat sulit rasanya untuk memungkiri sahabat adalah separuh jiwa
selama ini banyak orang mengaku memiliki sahabat tanpa mengerti apa itu sahabat
banyak orang mengaku memiliki sahabat tanpa tahu apa itu sahabat
aku sadar setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan
sahabat akan menutupi kekuranganmu dan akan tersenyum melihat kelebihanmu
sahabat mengajariku mengerti apa arti kehidupan
sahabat mengantarkanku untuk selalu bertabah
sahabat membawaku berlayar didalam kebahagian dan kesedihan
bagiku sahabat adalah pendengar yang baik
selalu memberikan telinganya untuk mendengarkan segala keluh kesahku
sahabat mau menanggung beban berat kita secara bersama-sama
aku harap sahabat-sahabatku bukanlah teman yang mau datang disaatku senang,disaatku kaya saja
tetapi juga disaat aku terpuruk,didalam kesulitan,dan badai besar yang menghantam kehidupanku

semoga sahabat-sahabatku membaca ini
Nur amalina,Selviana dwi,Darajati,Dita febriyanti,Saphira aku sayang kalian ;)

Motivasi

Menjadi yang terbaik adalah hal yang diingin setiap insan manusia 
Tapi bagaimana jika hal itu tidak terjadi
Jangan berhenti disini
Jangan menganggap sekali gagal,sirna sudah segala hal kita impikan
Sebenarnya kegagalan adalah cobaan dalam keberhasilan
Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan
Jangan takut dengan kegagalan
Semangat adalah kuncinya

Untuk sahabat


Nur amalina
Dia adalah seorang gadis muda yang cantik dengan kulit yang sedikit terbakar. hatinya selalu baik. dia adalah sosok wanita cantik yang kukagumi,dia selalu menjadi tempat curahan hatiku. dia memberiakanku sebuah barang yang berharga didalam hidupnya. bahkan hampir saja aku merusak barang yang baru dibelinya tersebut. aku tahu tingkahku terlalu ceroboh. nur amalina acap kali kupanggil dengan sebutan dhina ataupun kak dhin. ya ! secara umurnya lebih tua setahun dariku. disaat dia pergi hidup terasa hampa,segalanya terlihatt monoton. aku juga sadar,dia yang membuatku mengerti apa itu arti kejujuran,kebahagian dan arti sebuah senyuman. dia selalu membuatku mengerti dan bangga. aku bangga pernah memilikinya. dhina semoga kamu baca ini. I LOVE YOU

Perpisahan ...


Kenapa harus ada kata perpisahan ?
Kenapa banyak orang takut berpisah ?
Kenapa perpisahan itu menyedihakan ?
Kenapa perpisahan menjadi momok yang membuat orang menangis ?
Kenapa harus ada perpisahan ditengah-tenagh kebahagiaan ?
Kenapa harus ada tetesan air mata dalam perpisahan ?
Kenapa perpisahan selalu membuat orang dalam kecemasan ?
Kenapa jarang orang tertawa dalam perpisahan ?
Kenapa perpisahan membawa kesan tidak enak ?
oh... perpisahan
sejujurnya hatiku juga merasakan kesedihan yang mendalam disaat perpisahan itu hadir,walaupun hanya setitik saja
tetapi bekasnya kurasakan sampai saat ini
aku merasa sedih,bingung,dan aku tak tahu apa yang kurasakan
sahabat walaupun nanti kita berpisah,jangan lupakan aku
sesungguhnya perpisahan akan mengantarkan kita kepada pertemuan

TERIMAKASIH


For the first time,aku meluncurkan sebuah karya tulisku yang berjudul "The story of sweet vanilla" dan puji Tuhan mendapat respon yang baik dari pembaca. Buat yang belum baca silahkan mengantri. Dan yang sudah baca,silahkan komentar yah. Supaya aku bisa menjadi penulis yang THE BEST. Nanti kan novel keduaku yah. (26-mei-2012)

Amazing

Look this picture,she is my friend from yogyakarta. she at korea now cause student exchange. thats really amazing. how lucky you are,sis. 군대아저씨랑 사진 칙엇음 ^_^ DMZ 투워 재미잇엇음^^ 

Choi Minho "SHINee" fact's


Minho's facts


  • Lahir pada tanggal 9 Desember 1991. 
  • Bergolongan darah B.
  • Punya abang
  • Posisi sebagai Rapper di SHINee.
  • Kampung halamannya adalah Incheon
  • Di temukan pada waktu audisi “2006 S.M. Casting System”
  • Sebelum bergabung dengan SHINee,dia pernah jadi model produk busana “Seoul Collection F/W 08-09” dari Ha Sang Baek pada Maret 2008.
  • Posisi sebagai Rapper SHINee.
  • Punya tipe wajah kesukaan orang Korea.
  • Bermata belo.
  • Berwajah mungil.
  • Yang Paling tinggi di SHINee.
  • Bertubuh Atletis.
  • Muncul di MV Gee – Girls Generation,Versi Korea maupun Jepang.
  • Ayahnya adalah seorang pelatih sepak bola di Iran.
  • Cita-cita waktu masih kecil ingin menjadi pemain sepak bola.
  • Minho dan kakaknya Soccer holic sejak kecil. Sayang ayahnya tidak mengizinkan mereka jadi pemain bola dengan alasan dunia sepak bola itu dunia yang sangat melelahkan.
  • Suka baca buku Biografi.
  • Tidak seperti member lain, Minho di temukan di jalanan kemudian ditawarin kasting. Gara-gara senyumnya yang cool, akhirnya Minho di terima training di SMEnt.
  • Pernah melakukan tindakan “Aegyo” yaitu menyanyikan lagu “Gee” ketika dia meminta discount karena uangnya kurang. Tapi belum siap dia bertindak “Aegyo” ternyata ada telepon di swalayan itu. Dan kasir swalayan itu bilang “bolehkah aku mengangkat telponnya????“
  • Paling suka main Game “Winning Eleven” sejenis permainan sepak bola.
  • Yang memberikan barang2 bermain Basket kepada Yoogeun.
  • Dikasih Ipod dari Donghae Super Junior karena mereka sangat akrab.
  • Minho juga akrab bangat sama Changmin DBSK.
  • Suka banget sama komik Slam Dunk.
  • Paling ngefans dengan komik buatan “Hisashi Matsui” .
  • Tipe tidak pedulian sama duit, kesehatan, atau masalah penampilan. Minho bilang, “Ngapain ngeributin hal-hal kecil seperti itu?
  • Debut pertamanya bukan sebagai penyanyi, tapi sebagai model.
  • Barang kesayangannya adalah Album Romeo SHINee.
  • Paling seneng nyanyi and nari di atas panggung!
  • Tidak banyak ngomong. Tipe ice prince laahh. Tapi biasanya Minho membela diri dengan bilang, “Bagaimana aku mau bicara kalau member lain tak berhenti ngoceh??”
  • Waktu nyanyiin Love Like Oxygen, Minho selalu membayangkan cewek khayalannya.
  • Sangat-sangat charming di MV Amigo dengan adegan lari-larinya super-duper keren.
  • Bakal milih Taemin sebagai cowoknya kalau dia adalah cewek. Makanya setiap kali Minho deket sama Taemin, Taemin selalu ngegodain bilang “are you feel hot beside me ?”
  • Pinter dalam olahraga apa saja.
  • Paling susah di bangunin, a.k.a Raja Tidur!
  • Tidak biasa makan pake sumpit.
  • Jiwa bersaingnya sangat tinggi. Minho bilang dia ketularan ayahnya.
  • Paling suka makan.
  • Bakal ngajak ceweknya main bola bersama di kencan pertama. Alasannya dia bakal nunjukin skillnya sama itu cewek.
  • Paling suka sama anak anjing.
  • Suka warna biru.
  • Suka angka 10.
  • Paling tidak bisa ngomong didepan umum, Minho itu paling cepet kehabisan kata kata, tidak seperti Key atau Onew. Makanya kalau Minho mau pidato atau konferensi pers biasanya dia udah nyiapin kata katanya dari rumah. Ini contohnya kalau dia gugup “Halo semuanya, aku Minho Shinee. aku harus berbicara lebih dari semenit, apa yang harus aku katakan ? satu menit itu sangat panjang !”
  • Paling fashionable selain Key di antara 3 member lainnya.
  • Dia sangat rajin bersih-bersih,buktinya asrama SHINee sangat rapih dan bersih karena dia.
  • Kata Onew waktu pertama kali melihat Minho, “dia seperti karakter di manga”. Kalau kata Key “dihidup penuh dengan keegoisan”. Kalau kaya Jonghyun, “wah, dia tampan sekali !!! terutama matanya sangat bagus !”
  • Yang membuat Sandwich untuk mengambil hati Yoogeun.
  • Kata Jonghyun, Minho itu kalau naik ke atas panggung ekspresi mukanya berubah jadi dewasa tapi kalau udah turun panggung balik lagi cengengesan.
  • Orangnya sangat perfeksionis. Inginnya segala hal sejalan dan harus perfect ! Pernah waktu itu di salah satu show dia salah nyanyiin lirik lagu Rokkugo terus waktu turun stage mukanya langsung merah terus nangis di ruang make up sampe di tenangin sama Taemin.
  • Taemin paling deket sama Minho, kalau Minho mau tidur pasti Taemin penasaran sama piyama Minho karena coraknya itu bunga2, binatang, atau lambang love gitu.
  • Suka tidur malam gara-gara nonton bola.
  • Yang paling sering di pilih duluan sebagai Appa kesayangan sama Yoogeun.
  • Tipe cewek : harus berambut panjang, feminim, dan baik.
  • Cara terampuh Minho kalo lagi stess adalah berolahraga, bermain sepakbola dan basket.
  • Pernah Belajar bahasa mandarin di Beijing tahun 2006-2007.
  • Dengan bijaksana Minho bilang kalau pesona karismatiknya saat ia memperlihatkan kepada orang-orang kalau dia bekerja dengan keras.
  • Kalau ketemu paranormal Minho pengen banget bisa lihat hantu, itu impian teranehnya, dia bilang dia pernah lihat setan, tapi Cuma 1, makanya dia pingin lihat lagi.
  • Pernah membuatkan sandwich untuk Yoogeun.
  • Minho berani ditantang tidak kedip selama 3 menit. Dia yakin 100% kalo dia bakalan menang.
  • Artis favoritenya Justin Timberlake dan Usher. Kalau yang dari Korea dia suka DBSK, Super Junior, ama Shinhwa.
  • Minho paling sebel sama kata kalah soalnya dia bilang pasti akan selalu menang.
  • Membuat sandwich untuk menarik perhatian Yoogeun di Hello Baby.
  • 2 kali Cidera dalam acara “Dream Team Season 2” Reality Show.
  • Minho pernah memberikan kecupan kepada fans yang berumur 56 tahun.
  • Pernah menjadi Model pada fashion shownya Almarhum Andre Kim.
  • Isi dalam Tas Minho yaitu buku bacaan,Notes and iPod.
  • Menurut Minho gaya ngerap Key di Lagu Get Down sangat bagus dan cepat apalagi Key kebagian nada tinggi.
  • Yang paling banyak Idolanya.
  • Yang Memakai Kostum Frog Di Hello Baby.
  • Tipe cowok yang berpikiran dewasa.
  • Menjadi Model video clip Girl band VNT.Minho adalah orang Kedua setelah Heechul suju yang menjadi model video clip di luar SMEnt.
  • Pernah duet dengan Yuri SNSD di Asia Tour Snsd.
  • Menjadi juara 1 di MBC Idol Star.
  • Berperan sebagai “Poor Man” ketika bermain drama2an di reality show Hello Baby.
  • Lagu yang wajib di nyanyikan minho adalah “Psy’s Champion”
  • Bagi Minho,dia pernah cukup di tentang oleh keluarganya tapi ketika minho bilang dia akan mulai debut pada akhirnya ortunya membantu dan mendukung!
  • Menurut Jonghyun kebiasaan aneh minho yaitu selalu menganggap serius lelucon mereka,dan mereka tetap memastikan kalau mereka sedang bercanda,Key menambahkan “Minho bilang,kita bisa bercanda dengan orang lain tapi bukan dia.”
  • Yang mengajak dan mengajarkan Yoogeun untuk sikat gigi.
  • Makanan Korea Favoritnya adalah mie Ramen.
  • Dipasangkan dengan Krystal F(x) di Dream Team Couple.
  • Minho selalu menang dalam berbagai macam perlombaan di Dream Team 2.
  • Tempat yang paling di senangi adalah di panggung.
  • Pengen jadi tokoh karakter senior Lee byung dalam film Bittersweet Life.
  • Paling menyukai Yoogeun.
  • Dia sering memuji dan mengkritik dirinya sendiri.
  • Bahasa yang dikuasainya Korea,Inggris and Mandarin.
  • Menjadi DJ Radio , MC, dan Berakting ,itu sudah ia capai.
  • Hal pertama dia lakukan ketika bangun tidur adalah berfikir apa yang harus di lakukan hari ini atau cara untuk menghabiskan waktu untuk hari ini.
  • Film yang di sukai adalah Film laga,dan Film Komedi Romantis,ini untuk menghilangkan stressnya juga.
  • Yang di lakukan kalau tidak ada kerjaan yaitu Berlatih atau bermain sepak bola dan sering juga menghabiskan waktu dengan teman2 nya.
  • Gag ada yang ia takuti. #kecuali Tuhan
  • Tempat yang paling nyaman bagi dia adalah tempat tidur!
  • Dia pengen banget berkolaborasi dengan Super Junior.
  • Di SHINee dia berperan sebagai pendukung SHINee. Maksudnya yang mendukung apapun keputusannya.
  • Bakal ajak Onew Hyung ke sebuah pulau terpencil!
  • Gag ada makanan yang tidak ia sukai.
  • Kata-kata untuk dirinya sendiri adalah “Terus Bekerja Keras dan Jangan Lupa Bersyukur!”
  • Kesan pertama melihat Taemin . “Dia Lucu . Dia Seperti Kakak saya!”
  • Selasa, 07 Agustus 2012

    I love something in Music and I love korea. Mungkin hampir seluruh negara yang ada didunia sedang mengalaminya. Korean Fever.

    Super Junior (슈퍼주니어) - SPY

    Super Junior (슈퍼주니어) - SPY

    Cerpen :)


    “PELANGI SEHABIS KELAM”
    Mentari pagi itu sungguh menyilaukan pandanganku, burung-burung menari dirindangnya kamboja berdaun rimbun. Ku hirup dalam-dalam oksigen segar yang dikeluarkan pohon berdaun rimbun ditempat ku beristirahat ditengah teriknya sengatan sang raja siang. “oooiii…” “astagaaaa… hampir copot nih jantung aku. Untung aja aku gak punya penyakit jantung,kalau punya,aku gantayangin kalian berdua.” kataku seraya mengelus-elus dadaku. “masa’ gitu aja jantungan sih ! lebay ah… hihihi..” kata katri seraya nyengir kuda. “iya ! lagian siang-siang begini,malah asyik bengong ! entar kesambet baru tahu rasa !” kata dita seraya mengambil posisi duduk disampingku. Seketika seekor kupu-kupu kecil bersayap putih dengan goresan warna hitam ditepinya menghampiri bunga asoka yang berada tak jauh dari pandanganku. “ada kupu-kupu tuh ! cepet ngucapin permintaan !” ujarku seraya melirik kedua sobatku. “fira ! fira ! ini kupu-kupu bukan bintang !” kata katri seraya mengacak-acak rambutku. “tangkap yok !” ujar dita. “ayo..” kataku sembari bangkit berdiri. “dita ! dari sana ya !” kata dita seraya berjalan menuju sisi kanan kupu-kupu. “haaaap…” kataku seraya melompat kecil menuju sekumpulan bunga asoka yang disambangi kupu-kupu kecil tersebut. “bruuuk… aaauuu…” “hahaha…” gelak tawa langsung terhambur dari semua orang yang berada disekitar kumpulan bunga asoka tersebur. “katanya anak SMP tapi kelakuan kayak anak TK !” celutuk seorang anak laki-laki berbadan jangkung dengan tatapan sinis melihat aksi aku dan dita. “grrr…” suaraku menggeram mendengar perkataan sosok jangkung tersebut. “heh ! emangnya kenapa ? masalah buat lo ?” tanyaku seraya mencoba bangkit dari tempat tersebut. “udah,fir ! sabar-sabar !” kata katri dan dita membisikiku. “gak bisa kayak gitu,dong ! ngapain dia ikut campur urusan aku ? siapa dia ? kenal aja tidak !” kataku seraya menekan nada pada kata tidak tersebut. Pada siang yang terik kali ini,aku beserta teman-temanku tengah melakukan kemping layaknya anak pramuka yang lain.
    “fira !fira ! kenapa sih dikit-dikit emosi ? entar keriput loh !” kata katri menggoda. “iya ! liat tuh udah banyak keriputnya.” kata dita seraya menunjuk bagian wajahku. “biarin ! siapa suruh mereka cari kelahi sama aku ? mereka kira aku takut ?” tanyaku dengan nada emosi. “Kita ini makhluk sosial. Saling membutuhkan. Mana tahu suatu saat kamu butuh bantuan anak jangkung itu,eh.. dia gak mau bantu kamu. Gimana ? kan ribet jadinya !” kata dita menasehati. “apa hubungannya ?” tanyaku acuh. “maksud dita itu,kalau misalnya kita butuh bantuan dia,tapi dia gak mau bantuin,gimana ? siapa tahu dia masih sakit hati sama sikap kamu yang kasar itu.” terang katri. “butuh bantuan dia ? tak payah,dibantuin sama orang kayak gitu !” kataku dengan nada geli.
    Siang yang terik berangsur-angsur berganti menjadi malam yang gelap dan sunyi,kali ini seluruh siswa pramuka berkumpul mengelilingi tiga buah api unggun yang dibuat oleh kelompok macan tutul. “dingin banget ya !” kata beberapa anak cewek sahut menyahut. “ngantuk nih !” kata hime seraya bersandar dibahuku. “apaan sih,me !” geli tahu !’ protesku melihat aksinya tersebut. “baik anak-anak ! malam ini kita akan mengadakan permainan yang cukup menguji nyali kita..” kata bu lila yang langsung membuat sebagian anak cewek mengeluh. “aduuuh… malas banget kalau udah kayak gini !” kata nadia dengan suara lantangnya. “kalau kamu gak mau ikut,silahkan pulang !” kata bu lila dengan nada suara yang tegas. “eeehhhh… berisik aja !” kata anak laki-laki yang mendengar perkataan nadia tersebut. “permainan ini secara berkelompok,anggota kelompoknya bukan ibu yang nentukan tapi tangan kalian. Kalian harus mengambil kertas yang terdapat didalam baskom ini,kartunya dibuka bersama-sama !” kata bu lila seraya mengeluarkan sebuah baskom kecil dan menggitari kami. “semoga kita sekelompok ya !” kata dita. “iya ! semoga kita bertiga satu kelompok !” kataku mengulang kata-kata dita. “aku gak diajak ?” tanya hime dengan muka memelas. Aku,dita,dan katri hanya dapat melemparkan senyuman kepadanya. Hime adalah gadis berbadan jangkung dengan kulit putih bersih. Dia juga seorang gadis berketurunan jepang.
     “sekarang angkat kartu kalian !” kata pak rendra memberi perintah. “yang pegang kartu putih silahkan berdiri disebelah kiri bapak,yang pegang kartu kuning disebelah kanan,yang pegang kartu biru didepan bapak dan yang pegang kartu merah didekat bu lila !” kata pak rendra member aba-aba. Dengan berat hati aku melangkahkan kaki kearah bu lila. Ya ! aku,salah satu pemegang kartu berwarna merah membara tersebut. “permainannya gampang ! masing-masing dari kalian harus mencari bendera-bendera yang tersebar didalam hutan,dan ingat kekompakan adalah kunci dari permainan ini !” kata pak anton.
    “huh ! sial ! kenapa aku harus sekelompok sama orang-orang ini ! ada si jangkung itu pulak tuh ! iss… lengkap sudah penderitaanku !” kataku mendongkol. “heh ! jangan ge-er dulu kamu ! siapa juga yang mau sekelompok sama kamu !” kata pria jangkung tersebut seolah membaca pikiranku. “sssstt.. jangan kelahi !” kata rio si ketua kelompok merah. “fira ! ambil tuh benderanya !” perintah rio sembari menunjuk ke arah sebuah bendera yang tergantung dipohon. “iiih… kenapa harus aku ?” tanyaku kesal. “kamu yang paling dekat !” kata rio menjawab singkat. “ambil ajalah ! banyak protes !” kata cowok berbadan jangkung yang sempat membuatku emosi di siang tadi. “danny ! cepat temanin si fira !” perintah rio. “aku ? kenapa harus aku !” protesnya. “cepatlah ! habis waktu !” kata rio dengan nada emosi. Akhirnya aku melangkah ke tempat bendera berada dengan ditemani danny si badan jangkung tersebut. “bruuuuk…” “firaaaa ! danny !”
    “aaaduuh…” kataku mengaduh. Kutatap keadaan sekitar. “oh my god,ada apa lagi ini ?” tanyaku seraya memijat-mijat kakiku yang sepertinya keseleo. “danny ! fira ! kalian tidak apa-apa ?” tanya anggota yang lain dari atas. “gak papa ! cepat cari bantuan,kami gak bisa naik nih !” kata danny. Kami tengah berada didalam sebuah lubang yang dalamnya kurang lebih 2 meter,sepertinya lubang ini sengaja dibuat oleh pembuatnya. “bertahan ya ! kami mau cari bantuan dulu !” kata rio lalu beranjak pergi menjauh dari lubang tersebut. “fira ! ada yang sakit gak ?” tanya danny memulai perbincangan. “gak ! tapi kaki aku kayaknya keseleo,deh.” kataku seraya terus memijat kakiku yang keseleo karna terperosok ke dalam lubang. “sini,aku pijatin !” kata danny seraya menarik kakiku dengan kasar. “woooii,niat bantuin gak sih ?” tanyanya. “iya-iya ! yang mana yang sakit ?” tanyanya seraya mengeluarkan sebotol minyak dari saku celananya. “jangan kuat-kuat !” kataku. “iyalah ! banyak protes aja !” kata danny.
    Berselang 30 menit kemudian,rio dan kawan-kawan tak kunjung datang untuk memberikan bantuan. Akhirnya aku dan danny yang mulai akrab,memutuskan untuk keluar dari lubang tersebut. “angkat yang tinggi,dong ! gak nyampe nih !” protesku. “kamunya berat !” kata danny. “cepatlah !” kataku. Akhirnya perjuanganku membuahkan hasil aku sampai diatas. “bantuin aku,dong !” katanya. Akupun langsung memberikan tanganku. “aduuuh,berat banget sih !” kataku seraya menarik tangannya. “ahhh… akhirnya diatas juga !” kata danny seraya membersihkan celana panjangnya yang kotor. “sekarang kita lewat mana,nih ?” tanyaku. “kita ikutin aja jejak kaki mereka.” kata danny seraya melihat rumput-rumput bekas pijakan kelompok kami.
    “kita ikut jalan yang mana nih ?” tanyaku ketika melihat dua buah jalan yang membelah hutan tersebut dan kedua jalan tersebut terdaoat jejak kakinya. “kita pecah aja !” usul danny. “pecah ? enggak-enggak !” tolakku spontan. “mau cepat nyampai gak,sih ?” tanya danny dengan nada kesal. “iihh..” “aku kanan,kamu kiri !” katanya. “enggak ! aku kanan,kamu yang kiri !” perintahku. “huft.. iyalah !” kata danny menghirup nafas panjang. “lima belas menit lagi kita kumpul disini lagi !” kata danny.
    “ya ampun ! kok aku mau aja,sih ! hiiih ! kenapa harus kayak gini coba ?” kataku bersungut-sungut seraya mengarahkan senterku kesetiap sisi hutan yang terlihat mencurigakan. “criiik..criiik..kretek !” “ih ! apa itu ?” kataku dengan nafas tersenggal-senggal dan kurasa mukaku juga telah memucat. “Ya Tuhan tolong aku !” kataku dalam hati. “kretek !” suara dahan dipijak itu kembali muncul dan membuat buluku berdiri. “Tuhan tolong aku !” teriakku dalam hati. “kress..kreess…” suara itu dengan perlahan tapi pasti semakin mendekat. “lari gak ya ?” pikirku. “enggak ! paling itu hanya rum..” “kreess..kreess…” suara itu kembali berbunyi dan kali ini dari belakangku. Badanku panas,jantungku berderap kencang,rasanya ingin pingsan. “kress..kreess..kresss..” “laaaariiii !!” teriakku dengan nada yang sangat kuat. Aku berlari dengan sekuat tenaga menuju persimpangan tempat dimana kami berpisah. “duuukk… aauuu..” rintihku. Baru saja kepalaku membentur sebuah pohon besar berlumut yang tak kusadari keberadaannya. “aaahh.. apa ini ?” tanyaku kaget menyaksikan tanganku berlumuran darah setelah memegang keningku yang terbentur tadi. Badanku sempoyongan,lututku lemas,tanganku mulai mengeluarkan keringat. Aku adalah seorang haemophobia. “fira ! bangun fira ! kamu gak boleh terpuruk dalam ketakutanmu ! semangat !” kataku dalam hati. Aku mencoba melangkahkan kaki dengan darah yang sedikit demi sedikit mengucur dari keningku.
    “kreesss..kreesss…” Akhirnya suara aneh itu muncul kembali setelah beberapa saat tidak berbunyi. “dalam hitungan ketiga kamu harus lari !” batinku. “satu ! dua ! tiii…” “firaaaa….” panggil seseorang dari sosok kegelapan. “fira ! fira ! hosh..hosh..hosh…” panggil suara itu lagi dengan nada terengah-engah. “jangan-jangan itu han…” kataku seraya mengambil ancang-ancang untuk lari dari tempat itu. “firaaaa….” Panggil suara itu lagi dengan seberkas cahaya menyinarinya. “ini aku ! danny !” katanya seraya berlari mendekatiku. “ya ampun,dan ! jantung aku mau copot nih !” kataku seraya mengelus-elus dadaku. “sssttt…sssstt….” “dengar sesuatu gak ?” tanyaku. “dengar apa ?” tanya danny. “udahlah,lupakan !” kataku. Kamipun memutuskan untuk kembali menyusuri jalan-jalan kecil yang membelah hutan tersebut. Kami memutuskan untuk menyusuri jalan yang sebelumnya ku jalani,karna kata danny jalan yang dia susuri cukup curam.
    “ssssttt… sssstt…” “fir ! kamu dengar suara gak ?” “suara apa ?” tanyaku. “gak usah bikin takut,deh !” sambungku. “enggak tapi ada suara… ahh.. lupakan !” katanya. “dan ! dan !” kataku seraya menarik-narik bajunya. “apa sih ?” tanyanya. “ada… ada… ada ular !” teriakku. “hah ?!” “Tuhan tolong kami !” kataku seraya menitikkan air mata. “danny ! jangan sok berani,deh !” kataku seraya menarik bajunya. Danny menepis tanganku. “minjam senternya !” kata danny. “untuk apa ? disituasi kayak gini mestinya kita berdoa,dan !” kataku kembali menitikkan air mata. “minjam !” katanya seraya menarik senter dari genggaman tanganku. “dalam hitungan ketiga kamu harus lari kencang-kencang !” perintah danny. “tapi,dan ?” protesku. “udah,diam !” katanya seraya merogoh saku celananya. “satu… duaaa…” hitungnya seraya mengarahkan sinar senter tepat dimata ular tersebut. “tiii….” Akupun mulai mengambil ancang-ancang untuk berlari kencang sesuai perkataan danny. “tii…” ulangnya lagi seraya menabur sesuatu dari sakunya mengelilingi sang ular. “tiiigaaaa…” teriaknya.
    “hosh..hosh…” dengan nafas tersenggal-senggal aku tetap berusaha lari sekencang mungkin sembari melihat ke belakang,menyaksikan keadaan danny. “dimana,danny ?” tanyaku seraya menghentikan langkahku. “dannyyyyy…” teriakku memecahkan keheningan hutan tersebut. “danny ! dannyyy…” teriakku lagi. “danny dimana ?” tanyaku dalam hati. “kalau aku kembali,nanti aku bisa ketemu ular lagi. Tapi kalau gak kembali nanti… aahh.. ribet banget,sih !” kataku seraya mengaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal. “dannyyy…” teriakku seraya berlari kecil menuju tempat aku dan danny berada sebelumnya. Dengan perasaan waswas aku berlari tanpa menggenggam sebuah senter atau penerangan lainnya ditanganku. Bulan tidak tampak malam itu,kabut yang gelap menutupinya. Bintang juga tidak memancarkan sinarnya secerah biasanya. “dannyyy…” ucapku setelah menyaksikan danny tersungkur ditanah. “danny….” Ucapku lagi. Pikiranku kacau aku takut terjadi sesuatu dengan teman baruku itu,apalagi dia sampai tergigit ular. “oh no ! danny,please !” kataku seraya memukul-mukul pipinya. “sakit,mas !” “danny ?” ujarku seraya mengernyitkan dahiku. “iihh.. bikin panik aja !” kataku setelah menyadari danny,sobatku itu hanya berbaring ditanah dan tidak ada sesuatu yang terjadi dengannya. “capek nih ! udah deh kita istirahat dulu !” usul danny. “istirahat dihutan begini ?” tanyaku. “ya iyalah !” sahutnya. “nananana…na..nanana..” mengalun sebuah lagu lembut dari telpon genggamku. “haloo…” “fira ! fira ! kamu dimana ?” tanya suara diseberang sana. “kami masih dihutan ! kalian dimana ? halo ? halo…” “kenapa ?” tanya danny. “hape-ku habis baterai..” kataku pasrah. “kenapa dari tadi kamu gak bilang,kalau kamu bawa hape ?” tanyanya. “oh iya ya ! aku aja gak ingat !” kataku seraya menepuk dahiku. “aauuu…” kataku merintih. “kepalamu berdarah !” kata danny. “tadi kepalaku terantuk pohon !” ujarku seraya menutupi luka yang kembali mengeluarkan darah. “ni tutupin pakai ini !” katanya seraya menyodorkan selembar tissue.
    “saku kamu ada apa aja,sih ?” tanyaku. “maksudnya ?” tanyanya. “tadi kamu ngeluarin minyak angin,terus bubuk-bubuk gitu terus tissue. Sekarang pop mie bisa gak ?” tanyaku. “kamu pikir sakuku saku doraemon ? tadi itu aku ngeluarin garam bukan bubuk !” terangnya. “ooh.. untuk apa garam ? kamu mau masak ularnya ?” tanyaku meledek. “anak pramuka kayak gini !” katanya seraya menatapku remeh. “kalau aku tahu,gak bakal aku tanya !” ungkapku. “menurut artikel yang pernah aku baca,garam itu dapat membantu kita untuk menghindar dari binatang buas khususnya ular,tapi aku juga gak tahu persis sih. Tadikan aku juga ada pakai senter,sinar senter yang diarahkan tepat dimatanya dapat membuat ular buta walaupun hanya sesaat !” terangnya. “oh.. lanjut jalan yok ! udah jam 11 malam nih !” kataku seraya melirik jam tangan berwarna kuning milikku. “oke ! tarik aku,dong !” katanya seraya mengulurkan tangannya. Akupun menarik tangannya. Aku berjalan agak didepan,kali ini ada sesuatu yang lain dengan cara berjalan danny. “kenapa kakimu ?” tanyaku. “terkilir..” jawabnya singkat. “oh ! mau aku bopong ?” tanyaku menawarkan. “enggak,terimakasih..” tolaknya. Aku berjalan didepan danny yang berjalan terpincang-pincang.
    “istirahat dulu,deh !” usul danny. “oke !” sahutku lalu duduk didekatnya. “gelap banget yah ! mana senter udah mati lagi !” kataku mencari bahan pembicaraan. “iya ! eh lihat deh ! ada kunang-kunang..” katanya seraya menunjuk kearah segerombolan hewan yang memancarkan sinarnya tersebut. “oh itu kunang-kunang ?” tanyaku seraya berdiri dan mendekati sang kunang-kunang. “hati-hati !” pesan danny. “aaahh… apa ini !” kataku. Sebuah tali mengikat kakiku,entah apa sebabnya. “eh ! kamu ini buat masalah aja kerjanya !” kata danny seraya berdiri dan merogoh saku celanannya. “aaahhh…” “makanya hati-hati !” ledekku melihat kedua kaki danny juga terikat. “ini pasti kerjaan pemburu-pemburu itu !” kata danny seraya memotong tali yang mengikat kakinya tersebut. “kaki aku dong !” pintaku. “sabar ! jangan gerak-geraklah ! kayak mana mau dipotong ? salah potong baru tahu !” kata danny. “cepatlah !” protesku. “aahh…” rintih danny. “kenapa ?” tanyaku. “cutter-nya patah !” kata danny seraya menunjukkan potongan cutter yang patah tersebut. “apa sih ! kenapa patahnya waktu giliran aku,sih ?” protesku seraya mendecak. “manalah aku tahu !” kata danny acuh. “tunggu disini ya ! aku mau cari benda tajam dulu !” katanya seraya beranjak pergi dari hadapanku. “jangan lama-lama !” kataku.
    Jam tanganku telah menunjukkan pukul 00.30 kurang lebih sudah 15 menit danny pergi dan belum kembali. Hal ini sontak saja membuatku panik,bagaimana tidak ? aku takut kejadian seperti rio dan kawan-kawan pergi dan tidak kembali itu kembali terjadi padaku. “positif thinking,fira !” ujarku. “kretek.. kretek…” suara dahan diinjak itu kembali muncul. Entah itu hanya perasaanku atau.. “kretek…” “Tuhan,lindungi hambamu ini !” pintaku. Seberkas cahaya muncul dari balik gelapnya pohon-pohonnan yang menutupi hutan tersebut. “fiiiraaaa disiniii…” teriakku. Segerombolan orang tersebut berjalan kearahku. “sedang apa kamu dihutan ?” tanya salah satu anggota gerombolan itu. “saya tersesat,pak !” jawabku. Kemudian orang-orang yang terdiri dari bapak-bapak tersebut membuka ikatan tali yang membelit kakiku dan membawaku pergi dari hutan tersebut,namun anehnya tak satupun dari mereka,aku kenali.
    “dimana ini ?” tanyaku melihat orang-orang tadi membawaku kesebuah rumah tua ditengah hutan. “tenang ! teman-teman kamu juga ada didalam..” kata bapak berjaket merah. Akupun memasuki ruangan yang ditunjuk oleh bapak tadi. “duuup…” “eh apa-apaan ini ?” tanyaku menyaksikan pintu ruangan tempatku berada dikunci. “udah,diam kamu !” kata bapak tersebut. Aku menatapi sekeliling ruangan,ruangan yang kotor tapi terang. Tinggallah aku sendiri diruangan tersebut. “Tuhan,ada apa lagi ini ?” tanyaku dengan linangan air mata. Ku lirik jam tanganku,kini menunjukkan pukul 04.30 pagi. Mataku mulai terpejam.
    “firaa.. firaaa…” Suara tersebut membangunkanku dari mimpi indahku. “danny ?” tanyaku. Suara itu mengingatkanku akan sosok sobat lelakiku. “fira-fira !” suara itu kembali diperdengarkan dan kali ini aku tahu suara itu berasal dari jendela yang terbuka disisi kanan ruangan tersebut. “danny ? tolong aku,dan ! aku diculik !” ungkapku. “iya,masalah itu aku juga tahu..” ungkap danny seraya melirik ke kanan dan ke kiri. “rombongan yang lain udah nyusul mau ke sini ! kamu tenang aja,didalam !” pesan danny. “oke…” “nih ada makanan ! lumayan buat ganjal perut ..” katanya sembari memberiku sebungkus roti kelapa. “thank you !” ujarku. “aku pergi dulu ya ! takut ketahuan !” katanya. Akupun menjauh dari jendela yang diteralis tersebut. Ku mulai melahap roti isi kelapa yang diberikan oleh danny tersebut.
    “bruukk…” sebuah tendangan berhasil membuka pintu ruangan dimana aku berada tersebut. “sini,cepat ikut kami !” perintah bapak-bapak yang semalam sempat menyelamatkanku. “enggak !” kataku seraya menepis tanganku. “dasar anak nakal !” kata bapak tersebut seraya menampar pipi kiriku. Aku tak dapat mengucapkan sepatah kata pun. “cepat sini !” Aku yang masih syok mendapat tamparan kasar dari sang bapak tersebut,akhirnya hanya bisa mengikuti perintahnya. Akupun berjalan didepan bapak tersebut dengan sebilah pisau dibagian punggungku. “firaaa… !!” teriak teman-temanku yang berteriak histeris melihat diriku dengan bilahan pisau dibagian punggung. “firaaa…” jerit katri dengan histeris disusul dita,hime,nadia dan anak-anak yang lain. “serahkan uangnya !” kata bapak yang berjaket biru dongker. “ha ?! uang ?” tanyaku. “diam kamu !” kata seorang bapak dibelakangku seraya memindahkan pisau yang tadinya dibelakangku kearah leher. “firaaa…” teriak hime seraya maju selangkah dari tempat sebelumnya. “heh ! lancang kamu ya !” kata bapak yang lain. “lepaskan fira,pak !” pinta dita seraya memegang tangan seorang laki-laki yang berada didekatnya. “plaaaak…” sebuah tamparan mendarat dipipi dita. “heh ! bapak tahu etika,tidak ? ini anak kecil !” kata bu lila yang sedari tadi hanya diam. “saya mau uangnya ! mana ?” tanya lelaki yang menampar dita tadi. “ini,pak !” “ayaaah ?” kataku heran melihat sosok lelaki yang sangat kukenal. “Ini uangnya… jumlahnya 150 juta ! dua kali lipat dari yang kalian minta !” ujar papa seraya memberikan tas ransel berwarna hitam. “sini !” rampas pria tersebut. “lepaskan,dia !”
    “angkat tangan !” Beberapa kawanan polisi memasuki ruangan yang penuh dengan ketegangan tersebut. Dengan cepat aku mengambil kesempatan untuk pergi dari cengkraman para penculik tersebut. “firaaa…” sambut teman-temanku seraya memberikan pelukan hangat. “thank’s semua ! karna kalian aku bisa selamat ! thank you !” ucapku dengan tangisan. “ingat gak kata-kata aku ?” tanya dita. “kata-kata apa ?” tanyaku. “suatu saat kamu pasti membutuhkan pertolongan dia.. si jangkung itu loh !” kata katri seraya menunjuk ke arah si jangkung nan baik hati,danny. “iya-iya ! aku akui kalau sebelumnya aku salah berpendapat tentang dia. Yak an,danny ?” ucapku seraya menekan nada pada kata danny. Danny melempar senyum mautnya. “cieee…” sorak anak lain. “masih kecil gak ada cinta-cintaan. Aku sama danny itu hanya temanan,friend !”

    My poetry


    Dua kata untuk bumiku
    karya : melva pasaribu

    Hembusan angin telah berlalu
    Langit yang biru menjadi kelabu
    Arakan awan tengah mengepul
    Tinggallah hati yang masih terpukul

    Pohon yang kokoh,berdiri megah
    air yang jernih,pasir yang bersih
    dimana dia ? dimana mereka

    Kini…
    tidak ada lagi pelangi sehabis hujan
    tak ada lagi bintang penghias malam
    dan tak ada lagi mentari si raja siang

    oh..rembulan
    alamku tengah menangis
    semesta alam tengah meraung
    dan jagat raya tengah berteriak

    apa yang bisa kulakukan ?
    apa yang bisa ku perbuat ?
    tinggallah kata yang bisa terucap
    dua kata untuk bumiku
    maafkan kami ….

    My poetry


    HAMPA TERASA….
    Karya : Melva Pasaribu

    Mulut ini tetap kan bungkam,setia dalam kebisuan
    Sebuah kapal yang karam,menjadi bunga kekelaman
    Berjuta pelor yang menyarang
    Membuat semangatku patah arang
    Terjangan badai datang seolah menderu
    Hanyalah debu dan pasir setia membalutku
    Kepiluan ini terlalu menusuk dalam
    Kebohongan membuih ditengah-tengah penantian

    Aku berlari ke padang gurun
    Mencari arti bukan untuk mati
    Aku mendaki naik dan turun
    Menggali penantian bukan pengkhianatan
    Rembulan seolah menjauh
    Lelah menatapku rapuh
    Seuntai benang hati hanyalah kenangan
    Tetapi goresan hati ini terus menganga
    Ragaku terasa hampa
    Hatiku membeku,gleterlah darahku
    Aku membutuhkanmu
    Janganlah kau jauh dariku
    Aku dapat mati tanpamu

    CINTA
                                                          


    They are three prince of Super Junior